Good Idea..!

Bussines.. Pleasure.. Technology..

Kumpulan Sms Dakwah dari Bpk. H. Dicky


Bpk Haji Dicky. Saya belum pernah bertemu dengan beliau, kecuali bertelepon dua kali. Awal perkenalan karena beliau pada saat itu berniat hendak menjual rumahnya dan saya tertarik dengan iklan da harga yang ditawarkan, walau pun pada akhirnya pilihan saya bukanlah rumah beliau. Sejak saat itu, beliau sering mengirimkan sms. Sms-sms beliau tidak pernah saya hapus, eh tapi ada beberapa yang terhapus. Isinya bagus dan mengajak pada kebaikan. Ternyata beliau berdakwah melalui sms. Berikut beberapa sms nya :

Allahumma Yaa Allah

Jika Sodaraku yang baik ini sedang tidur, jagalah tidurnya dan segarkan bangunnya. Jika sedang beribadah, terimalah ibadahnya. Jika sedang berdoa, kabulkanlah doanya. Jika sedang bekerja, ringankanlah pekerjaannya. Jika sedang usaha, hasilkanlah usahanya. Jika sedang terbelenggu kesulitan, bebaskanlah sulitnya dan diganti dengan segala kemudahan. Jika sedang sakit, sembuhkanlah sakitnya. Jika sedang bersusah hati, gembirakanlah. Jika sedang musyafir, selamatkanlah. Jika sedang cemas, tentramkanlah hatinya. Jika sedang khilaf, sayangi dan ampunilah dia. Jika sedang lupa, ingatkanlah dan maafkanlah dia. Jika sedang lapang dan sejahtera, karuniakanlah dia rasa bersyukur yang tak habis-habisnya. Amin Ya Robbal Alamin…

Berfikir dan berkaryalah sebelum datang penyesalan. Jangan terpesona oleh gemerlap dunia, sebab sehat di dunia akan terserang sakit. Wajah segarnya akan layu, kesenangannya akan sirna dan masa mudanya akan menua (Fadhail bin Iyadh)

Sabda Rasul “Wahai Abu Dzar, ketahuilah bahwa kekayaan dan kefakiran itu sumbernya hanya dari hati, barangsiapa yang kaya di dalam hatinya maka ia tidak akan dapat dicelakakan oleh apapun yang ia alami dalam hidupnya di dunia, dan barangsiapa yang fakir hatinya, maka ia tak dapat dijadikan kaya oleh harta apapun sepenuh dunia. Justru itulah yang akan menghancurkan dirinya” (HR Ibnu Hibban)

Memberi cahaya pada hati agar mampu menilai hidup, meluruskan kembali cara pandang yang banyak dikotori dengan berbagai cara pandang yang menyimpang. Kebahagiaan hidup kembali pada kecerahan batin dan kebersihan hati, bukan pada penampilan lahir apalagi limpahan harta. Di sini lah hidup menjadi hidup, tidak semu dan mati. Tundukkan hati dan jiwa sepenuhnya pada Allah. Syukuri apa yang ada dan banyak berbuat kebajikan/fastabiqul khairot, QS.2.148 sebelum menyesal dan ajal menjemput.

Ya Allah, jadikanlah di dalam hatiku cahaya, di dalam ucapanku cahaya, Jadikanlah pada pendengaranku cahaya, Jadikanlah pada penglihatanku cahaya, Jadikanlah dari belakangku cahaya, dan dari depanku cahaya, Jadikanlah dari atasku cahaya, dan dari bawahku cahaya. Ya Allah berikanlah kepadaku cahaya dan jadikanlah aku cahaya (HR Muslim dan Abu Dawud)

Cahaya itu akan menerangi jiwa. Jiwa yang bercahaya pasti akan merasakan kebahagian dan ketenangan. Itulah inti kehidupan sebagaimana Ibnul Qayyim mengistilahkan keadaan rasa bahagia dan tenang dalam jiwa dengan istilah RAHMAH BATHINIYAH (kasih sayang batin) yang Allah berikan kepada hamba Nya yang melakukan ketaatan. Kasih sayang batin itu adalah sentuhan perasaan dalam hati seseorang yang mendapat kemuliaan berupa ketenangan dan ketentraman, tidak resah dan khawatir. Laqad khalaq nal insaana fii kabad (sungguh telah kami ciptakan manusia dalam keadaan kabad atau susah payah, QS. Albalad 4). “Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenarnya) dan hanya kepada Kami lah kami dikembalikan. (QS. Al Anbiya 35).

KALAM JUMAT : Kehormatan dan kewibawaan yang hakiki ada di dalam hati/qalbu yang jernih (innallaha alimu bidzatisy syuduri ; hanya Allah SWT yang mengetahui hati seseorang) bukan di lihat dari kacamata fisik, ucapan maupun tindakan. Justru hal itu kadang akan menodai hati menjado gelap dan lupa diri..

NASEHAT KUBUR : Aku adalah tempat yang paling gelap, maka terangilah aku dengan tahajud. Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan Silaturrahim. Aku adalah tempat yang paling sepi, maka ramaikanlah aku dengan banyak membaca Al-Quran. Aku adalah tempat binatang-binatang yang menjijikkan, maka racunilah mereka dengan Infaq dan Sodakoh. Aku adalah tempat Malaikat Munkar dan Nakir bertanya, maka persiapkanlah jawabanmu dengan perbanyak mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah.

HIKMAH baru dapat diambil jika seseorang mengerti arti dan tujuan hidupnya serta tidak pernah melupakan apa yang telah dialami dan dilalui sebagaimana asal ia diciptakan.

AIR=ALIF. Syarat sah sholat adalah berwudlu dengan menggunakan air jernih yang didapat dengan cara yang halal bukan dengan cara mencuri dengan sengaja baik langsung maupun tidak langsung. Jika air tersebut digunakan apakah sah solatnya ? Belum lagi air tersebut digunakan untuk mandi, bahkan untuk minum dan memasak. Bukan hanya sholat yang tidak sah tetapi makan dan minum juga akan menjadi Haram. Andaikata pada saat itu dipanggil Allah SWT.. akan sangat-sangat merugi, sebelum tobat dan membenahi cara mendapatkan air tersebut dengan cara yang diridhoi Allah SWT. Karena Air adalah kehidupan dan dalam diri manusia terdiri dari 7 unsur air, jadi janganlah merusak dan meracuni air kehidupannya sendiri dan orang lain karena air yang di dapat dengan cara yang salah.. Dalam gerakan sholat, air terletak pada saat kita bersujud. Waktu sujud kita memuji Allah SWT, yang Maha Suci dan Maha Tinggi..

Semua wahyu Ilahi dari Allah SWT yang tertuang di dalam Al Quran itu nyata adanya bagi mereka yang benar-benar mengimani secara kafah dan yang mau menggali, menjiwai , merasakan, mengamaliahkan danseterusnya di dalam diri kita, tapi jangan hanya sekedar kata-kata belaka..

Dunia ini sudah tua dan hanya amanah untuk mengemban tugas dan kewajiban sebanyak mungkin baik langsung maupun tidak, nyata ataupun tidak nyata.. Hanya orang yang sabar, membela hak dan dekat kepada Nya yang Insya Allah akan selamat dari fatamorgana duniawi.

Ada 4 golongan manusia : 1. Dia tidak tahu dan tidak mengerti. 2. Dia tahu tapi dia tidak mengerti. 3. Dia tahu dan dia mengerti. 4. Dia tidak tahu tapi dia mengerti. Golongan pertama adalah KAFIR = dia tidak berusaha mencari tahu wabil hak dan dia juga tidak mengerti arti dan tujuan hidupnya. Golongan kedua adalah Munafik = dia tahu rukun, sunah, wajib, hala, haram, benar salah, dunia akherat dst.. Dia syahadat, sholat, zakat, puasa, haji d dalam rukun Islam dia tahu tapi dia tidak mengamaliahkan dalam perbuatan sehari-hari. (kata dan perbuatan tidak sama). Yakin Allah SWT melihat dan tahu, tapi sehari-hari kerjanya hanya menipu orang padahal dia mengerjakan sholat dst. Golongan ketiga adalah Taqwa = Dia tahu rukun Islam dan Iman dan dia sangat mengerti arti dan tujuan hidupnya serta dia amaliahkan amanah yang Allah SWT berikan kepadanya sebagai Insan Kamil, walaupun dia tahu hanya sedikit dalam agama tapi dia bisa amaliahkan itu semua dalam kata dan perbuatannya sama.. Golongan empat adalah Mualaf = Dia tidak tahu apa-apa tentang wabil hak dinul Islam tapi dia mengerti arti dan tujuan hidupnya dan berusaha untuk mencari tahu serta dia takut akan dosa dan mengerti akan azab dan murka Allah SWT di yaumil akhir nanti sehingga dia mau membenahi setiap kata dan perbuatannya serta berusaha semaksimal mungkin agar sama dan dia amaliahkan dalam kehidupan sehari-hari. Golongan satu dan dua akan dimasukkan Allah SWT di dalam neraka, sedang golongan tiga dan empat akan dimasukkan Allah SWT di dalam surga Adn. Semoga kita termasuk di dalam golongan 3 dan 4. Amin..

October 1, 2010 - Posted by | Inspirationals | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: